Fungsi Utama Laporan Keuangan untuk Bisnis

Pernah tidak kamu menemui orang yang memiliki semangat tinggi untuk berbisnis namun bukan berasal dari latar belakang manajemen dan bisnis?  Bahkan, beberapa tidak memiliki pengetahuan sama sekali tentang manajemen dan bisnis. Lalu, nanti buat laporan keuangan bisnisnya gimana?

Bisnis itu formal banget, iya atau tidak?

Di jaman yang super mudah, semua orang bisa dengan cepat membuat bisnis baru. Tak heran, pasca era reformasi banyak ditemui bisnis-bisnis yang beredar di lapangan. Bisnis yang dijalani juga tidak melulu soal bisnis kantoran yang formal, lho.

Bisnis adalah hal yang selalu bisa ditemui, di mana saja dan kapan saja. Kita pasti pernah membeli jajanan dari abang-abang di pinggir jalan dengan gerobaknya atau memperbaiki elektronik atau kendaraan ke bengkel khusus. Contoh lainnya yaitu menghadiri festival musik atau mendatangi taman hiburan.

Tanpa disadari, hal-hal tersebut telah membawa kita menjadi seorang konsumen atau pihak pengguna suatu barang atau jasa. Para produsen atau pihak penyedia sudah menawarkan atau menyediakan barang atau jasa dan melakukan transaksi dengan konsumen. Kegiatan tersebut akhirnya dikenal dengan sebutan bisnis.

 Asal Muasal Bisnis

Kata bisnis diserap dari bahasa Inggris yang berarti sibuk secara individu, komunitas atau pun masyarakat. Arti sibuk di sini maksudnya adalah sibuk mengerjakan aktivitas atau pekerjaan yang mampu mendatangkan keuntungan. Kenapa keuntungan?

Keuntungan menjadi gol utama seseorang dalam melakukan bisnis. Banyak upaya dilakukan oleh orang yang terjun ke dunia bisnis untuk bisa tetap bertahan dengan usahanya. Salah satunya adalah dengan mengenal baik laporan keuangan.

Memang apa fungsinya untuk bisnis?

Laporan keuangan tentu berperan sangat penting dalam sebuah bisnis. Laporan tersebut dapat memberikan pebisnis tentang gambaran kondisi keuangan bisnis yang dijalaninya. Informasi-informasi yang ada di dalam laporan akan menjadi bahan analisis untuk menilai sejauh mana kinerja perusahaan sudah berlangsung. 

Dengan adanya laporan keuangan, kita jadi memiliki acuan yang kokoh dalam menentukan langkah yang akan diambil selanjutnya. Jika salah dalam memilih langkah akibat laporan keuangan yang kacau, bisa bisa bisnis berhenti berkembang! Waduh, jangan sampai ya!

Namanya laporan keuangan, tapi ternyata bukan cuma satu saja yang menjadi fokus perhitungan. Faktanya, ada banyak jenisnya lho. Jika kamu adalah salah satu orang dengan semangat tinggi menjalankan bisnis, kamu perlu jauh lebih tahu soal ini.

Ia dibagi menjadi beberapa jenis seperti laba rugi, neraca, cash flow dan hutang. Beberapa jenis tersebut tersebut wajib ada di dalam perhitungan bisnismu karena pokok utama dari arus keuangan bisnismu bisa diketahui melalui beberapa laporan tersebut. 

Tentu lumayan repot ya kalau harus mengerjakan laporan-laporan tadi secara satu satu dan manual. Luna kini hadir untuk membantu kamu dalam mengelola laporan keuangan bisnismu hanya dengan satu aplikasi. No worries, kamu bisa coba Luna sekarang di sini!

LEAVE A COMMENT